Semarak “Pekan Muharram“ di SD Al Azhaar

Ada sesuatu yang baru di SD Al Azhaar pada Selasa hingga Kamis, yang lalu (13-15/01/09). Di depan kelas lantai dasar gedung baru SD Al Azhaar tampak berjejer beberapa mading, yang sebagian besarnya terbuat dari gabus. Sejumlah santri tampak pula berkerumun menyaksikan mading-mading itu. Tema besar yang menjadi topik penyusunan mading adalah penderitaan kaum muslim di Palestina akibat agresi militer “Sang Dajjal” Israel. Rupanya, para santri ini juga tak ketinggalan mengikuti setiap perkembangan berita dari kasus Palestina ini. Hal ini tampak pada materi mading yang mereka tempelkan. Berita-berita yang ditampilkan di mading ini tergolong up to date. Beberapa diantaranya bahkan ada yang digali melalui internet. Diantara kriteria penilaian yang diusung oleh panitia adalah orisinalitas konten (isi), keunikan visual dan bentuk serta kreativitas santri. Para peserta mading ini adalah mereka yang duduk di kelas besar, mulai kelas empat, lima dan enam.

Menariknya, dalam lomba mading ini para peserta diwajibkan membuat sendiri langsung di sekolah. Sedikitpun tak boleh ada campur tangan pihak lain. Karena kalau tidak panitia akan menjatuhkan sanksi dengan mendiskualifikasi peserta lomba mading tersebut. Sontak, hal ini memacu rasa persaingan diantara peserta. Tak jarang diantaranya terlibat adu mulut dan saling memanas-manasi. Namun, hal demikian itu tak sampai menodai sikap sportivitas dan solidaritas diantara mereka. Hal yang patut dipuji, mereka saling mengucapkan selamat ketika kemenangan jatuh pada peserta lain.

Lomba mading ini hanya salah satu saja dari beberapa lomba yang diadakan oleh panitia dalam memeriahkan Pekan Muharram 1430 Hijriyah. Selain lomba mading, ada juga lomba lainnya seperti kompetisi sepak bola, yang diikuti oleh peserta dari kelas besar, kompetisi ini dikomandani oleh Ustadz Pandu. Kemudian lomba adzan, yang digawangi oleh Ustadz Asrofi. Ada pula permainan asah otak semacam TTS dan puzzle atau kolaze yang dipandu oleh Ustadzah Uning dan Ustadzah Ifa. Dan yang tak kalah seru adalah “Olimpiade Sains” yang dikawal oleh Ustadzah Malikah. Dalam kegiatan ini para peserta benar-benar harus memeras otaknya. Karena soal-soal yang disodorkan tidak seperti soal-soal pada umumnya. Di sini soal-soalnya lebih rumit dan membutuhkan pemikiran yang tajam serta mendalam. Bahkan tak sedikit diantara para peserta itu yang mengeluh dan merasa pusing, karena tak mampu menuntaskan pekerjaannya. Terakhir, adalah lomba menggambar yang diikuti hampir merata oleh setiap kelas mulai kelas kecil sampai besar. Dalam lomba ini para peserta dihadapkan pada beberapa pilihan, diantaranya gambar kaligrafi, landscap view’s dan alam sekitar tempat belajar. Ustadz Heru ditunjuk oleh panitia sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam pelaksanaan lomba ini.

Selain dari lomba-lomba tersebut panitia juga menggelar “Pasar Jujur” yang dipusatkan di aula SD Islam Al Azhaar. Disini sebelumnya peserta telah mendapatkan sejumlah kupon senilai sekian ribu rupiah. Kupon tersebut bisa mereka gunakan untuk membeli aneka jajanan yang telah disediakan oleh tim dari KUB dan Layanan Gizi Al Azhaar. Sebelum masuk ke arena “Pasar Jujur” mereka diwajibkan antri terlebih dulu. Antrian panjang para santri itu tak ubahnya seperti antrian rakyat saat mengambil BLT di Kantor Pos. Ada diantaranya yang tampak tidak sabaran dan terlibat aksi saling dorong dan berdesak-desakan. Panitia menegaskan kepada para santri agar mereka berlaku tertib dan tidak saling berdesakan. Himbauan dan arahan panitia ini, sepertinya cukup ampuh untuk menahan emosi para santri berebut paling depan.

Saat ditanya tentang apa maksud dan tujuan dari “Pasar Jujur” ini, ketua panitia, Ustadz M. Heru Saifudin, menjelaskan bahwa “Pasar Jujur” ini bertujuan untuk melatih sikap mandiri dan kejujuran santri. Sesuai dengan temanya “Jujur itu Sehat” kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk anak-anak sehat yang tak sekadar sehat secara jasmani tapi juga ruh.

“Pasar jujur ini selalu kita adakan setiap menyambut 1 Muharram” tegas Ustadz M. Ma’sum, Kepala Sekolah SD Islam Al Azhaar. Selain menjadi agenda tahunan SD Islam Al Azhaar, kegiatan ini dirasa cukup memberikan dampak positif dalam mendidik kejujuran dan kemandirian yang sangat berarti bagi para santri. Lebih dari sekedar itu, perjuangan keras yang telah ditunjukkan oleh para guru selama ini menjadi sesuatu yang tak dapat dilepaskan begitu saja. Bagaimana pun peran guru dalam pendidikan santri sehari-harinya memberikan sumbangan yang cukup besar dalam pembentukan jiwa santri. (Wahyu)

Galeria Pekan Muharram 1430 H SD Al Azhaar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s