Istana Emas

Istana Emas Dikisahkan, Rasulullah yang sedang duduk-duduk bersama sahabatnya, tertawa. Umar yang penasaran, menanyakan penyebab tawa Rasul. Beliau menjawab, “Ada dua orang dari umatku, yang duduk berlutut di hadapan Allah Rabbul ‘Izzah. Salah seorang berkata, “Wahai Rabbku, balaslah kezhaliman atasku yang dilakukan saudaraku ini”. “Bagaimana bisa begitu, sementara ia sama sekali tidak memiliki sisa pahala (untuk dikurangkan)?” tanya Allah. “Wahai Rabbku, hendaklah dia menanggung dosa-dosaku” pinta orang itu. Lalu Allah berkata, “Angkatlah pandangamu!”. Orang itu mengangkat pandangannya, dan berkata, “Wahai Rabbku, aku melihat kota yang terdiri dari emas. Istananya terbuat dari emas yang dilapisi mutiara. Untuk Nabi siapakah ini; atau untuk orang jujur yang manakah, ini; atau untuk syahid yang manakah, ini?”. Dijawab oleh Allah, “Untuk yang bisa membelinya”. “Siapa yang bisa membelinya, wahai Rabbku?”. “Engkau” jawab Allah. “Dengan apa?”. “Dengan maaf yang kau berikan kepada saudaramu” jawab Allah. Orang itu pun berkata, “Wahai Rabbku, sesungguhnya aku akan memaafkan dirinya”. “Bawalah saudaramu masuk ke dalam surga” perintah Allah.   

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s