‘Zona Nyaman’

Kini, ‘zona aman’ atau ‘zona nyaman’ telah menjadi pilihan banyak orang dalam mengarungi kehidupan. Keyakinan (agama) tak lagi jadi pedoman. Idealisme tak lagi jadi tumpuan. Ideologi tak lagi jadi sandaran. Singkatnya, kini banyak orang makin pragmatis dalam pikiran maupun tindakan; yang penting aman dan nyaman. Saat demikian, tantangan penuh risiko tentu sejauh mungkin dihindarkan. Di … Baca lebih lanjut

Sekulerisme Demokrasi Merusak Moral Penguasa dan Rakyat

Setelah sempat tenggelam beritanya, Badan Kehormatan (BK) DPR berjanji segera menuntaskan pengusutan kasus video mesum yang pemainnya mirip anggota DPR Komisi IX. Bersamaan dengan selesainya masa reses sekaligus pembukaan masa sidang, Senin (14/5) BK memulai proses formal pengusutan itu. (lihat, jpnn.com, 14/5). Kasus itu menambah panjang daftar kasus serupa yang melibatkan anggota DPR. Pada Desember … Baca lebih lanjut

Guru (masih) Pejuang

Oleh: Garmawandi Staff Dinas Pendidikan Kabupaten  Belitung, sedang tugas belajar di MM UGM. “Guru masih dijadikan “kambing hitam” atas gagalnya bangsa ini membangun moral bangsa yang sudah mengarah kepada  kebobrokan nurani dan meninggalkan etika” PENDIDIKAN dengan sekolah sebagai organisasi atau entitas yang menyelenggarakan proses pendidikan dan pengajaran, dituntut untuk mampu melakukan perubahan prilaku peserta didik … Baca lebih lanjut

Guru adalah Pejuang

Oleh Wahyudin* Sulit membayangkan apa jadinya bangsa ini tanpa guru. Diakui atau tidak, arah pergerakan kemerdekaan dipicu energi yang dipompakan guru. Kesadaran akan pentingnya kemerdekaan timbul dari nurani yang tertekan dan tertindas. Guru adalah pejuang yang membebaskan bangsa ini dari ketertindasan. Karena lewat didikan dan bimbingan guru, kesadaran untuk bangkit itu muncul. Guru menggelorakan kesadaran … Baca lebih lanjut

Memadukan Ilmu dan Amal

Ibnu Bathah  menuturkan sebuah riwayat dari Masruq, dari Abdullah yang berkata, “Sesungguhnya kalian berada pada suatu zaman yang di dalamnya beramal adalah lebih baik daripada berpendapat. Kelak akan datang suatu zaman yang di dalamnya berpendapat lebih baik daripada beramal.” (Ibn Baththah, Al-Ibanah al-Kubra, I/207). Ath-Thabrani juga meriwayatkan sebuah hadis dari penuturan al-’Ala bin al-Harits, dari … Baca lebih lanjut

Umar Yang Berbeda

Sebelum menjadi khalifah, Umar bin Abdul Aziz, sebagaimana lazimnnya keluarga istana, hidup dalam kemewahan; pakaian yang dikenakannya pun halus; makanan yang dimakannya pun mewah. Ketika berjalan, semua orang akan mengenalnya, karena bekas yang ditinggalkannya menebarkan aroma Misk (wangi). Rambutnya yang selalu tersisir rapi, penampilannya perlente dan kren. Itulah seorang Umar bin Abdul Aziz sebelum menjadi … Baca lebih lanjut

Infrastruktur Transportasi Negara Khilafah

Oleh: Prof. Dr. Fahmi Amhar Seorang ahli teknik sipil bertanya, seperti apa konsep infrastruktur transportasi negara khilafah?  Tentu tidak dengan serta merta pertanyaan ini dapat dijawab.  Apalagi bagi banyak orang, persoalan transportasi seakan hanya persoalan teknis.  Dan di zaman dulu teknologinya masih sangat berbeda, dan jumlah penduduknya juga masih sedikit, sehingga problema kemacetan yang parah … Baca lebih lanjut

Pencabutan Perda Miras dan Salah Kaprah Penanganan Narkoba

Oleh Siti Nuryati Kita sepakat narkoba adalah musuh bersama.  Kita pun sepakat bahwa kerugian akibat narkoba sudah tak terhitung, baik kerugian ekonomi, kerugian sosial, hingga kerugian peradaban berupa ancaman “lembek”-nya generasi bangsa akibat deraan narkoba.  Kita pun tahu peredaran narkoba sudah menjalar hingga ke pelosok-pelosok kampung.  Kita pun menyaksikan sudah banyak korban jatuh, dan mereka … Baca lebih lanjut

Pengendalian BBM Bersubsidi: Merugikan Rakyat

Pemerintah tengah mengkaji sejumlah opsi guna mengurangi beban subsidi bahan bakar minyak dalam APBN 2011. Menurut Menkeu, tanpa pengendalian konsumsi BBM bersubsidi atau kenaikan harga BBM, anggaran subsidi BBM pada akhir tahun 2011 diperkirakan akan melonjak dari target awal Rp 95,9 triliun menjadi Rp 120,8 triliun (lihat, Kompas, 5/7).

INDONESIA MASIH DIJAJAH!

Ada yang menarik dari pidato mantan presiden BJ Habibie pada peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni di Gedung MPR beberapa waktu lalu. Ia antara lain menegaskan, pengalihan kekayaan alam Indonesia ke pihak asing di era globalisasi ini merupakan bentuk VOC gaya baru. VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), adalah sebuah organisasi kamar dagang Belanda yang mengeruk kekayaan … Baca lebih lanjut